wibiya widget

One Klik for Jutaan Rupiah

Garuda

Radio Urang Awak

Translate Article

English French German Spain

Italian Dutch Russian Brazil

Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Translate Widget by Google

SMS Gratis


Make Widget

punkmuslim.co.cc

Ini Toleransi Muslim Inggris Saat Natal

Posted by permana anak lugom On 8:44 AM 0 comments

LONDON- Seorang Muslim asal Inggris Usman Majid mengundang gelandangan dan fakir miskin yang merayakan Natal untuk datang ke restorannya. Usman mengundang mereka untuk makan gratis di restoran miliknya.
Pemilik restoran The Grill di Buckingham Street di Aylesbury, Buckinghamshire, menggelar open house bagi warga Kristiani untuk merayakan hari besarnya. Ia mengajak para gelandangan dan fakir miskin yang tidak memiliki biaya untuk makan gratis di restorannya. "Saya muslim dan tidak merayakan Natal, tapi ada semangat komunitas di sini, tidak peduli di mana Anda berada atau apa latar belakang Anda. Ketika datang untuk amal dan melakukan hal-hal yang baik, orang-orang hanya ingin membantu dan terlibat," kata Usman seperti dikutip OnIslam, Rabu (24/12).
Menurut Majid, sebagai seorang Muslim ia dan para karyawannya berusaha untuk membantu orang-orang yang membutuhkan dan tidak pergi kemana-mana saat Natal. Ia mengatakan hanya ingin mengamalkan ajaran agama Islam yang ia pelajari untuk saling membantu. Selain menyediakan makanan, Majid juga menyediakan pakaian dan potong rambut gratis untuk mereka.
Usman menambahkan, saat ini di Inggris cuaca sedang tidak bersahabat dan di luar sangat dingin serta tak nyaman. Sementara ia memiliki tempat dan makanan yang hangat untuk dapat membantu mereka. "Kami tidak akan mengubah keyakinan mereka, itu tidak mungkin. Kami hanya ingin menyenangkan mereka dan kami senang dapat berbagi," imbuh Usman.


Category : edit post

BERLIN – Dewan Yahudi Jerman membela Umat Islam disana. Aksi ini dilakukan ditengah maraknya penolakan dan hujatan terhadap Islam yang dilakukan kelompok islamopobia bernama Patriotic Europeans Against the Islamization of the West (PEGIDA).
Ketua Dewan Yahudi Jerman, Josef Schuster,telah memperingatkan untuk tidak meremehkan kelompok Islam. Schuster yang baru saja terpilih memimpin dewan tersebut menyatakan di koran Jerman, Die Welt, bahwa ketakutan akan aksi terorisme kalangan muslim garis keras telah dieksploitasi untuk memfitnah semua agama. Agama nantinya diarahkan sebagai elemen yang melahirkan garis keras. “Ini tidak dapat diterima,” ujar Schuster, sebagaimana diberitakan Islamophobiawatch.co.uk, beberapa waktu lalu.
“Betul bahwa Islam garis keras harus ditindaklanjuti serius. Begitu juga dengan gerakan ekstrim lainnya,” ujar Schuster. Dia juga mengkritik anggapan umum masyarakat yang harus diperhatikan. Menurut Schuster menyimpulkan bahwa Islam akan menjadi agama resmi negara sangatlah berlebihan. Dia menilai hal ini sama tidak mungkinnya dengan menyimpulkan rezim diktator Nazi akan bangkit lagi di Jerman.
Secara bersamaan, Schuster menunjukkan perhatiannya yang sangat menyayangkan terjadinya demonstrasi kelompok antiislam bernama Pegida itu. Dia menduga didalam kelompok itu ada neonazi, kelompok ekstrim kanan, dan masyrakat rasis, yang menyatu. “Mereka ini berbahaya,” imbuh Schuster.


Category : edit post
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Ingat Waktu (WI)

Mutiara

If you want something you’ve never had, you must be willing to do something you’ve never done.

Jualan Jersey Bola Online

Saatnya Sholat

Followers

free counters