wibiya widget

One Klik for Jutaan Rupiah

Garuda

Radio Urang Awak

Translate Article

English French German Spain

Italian Dutch Russian Brazil

Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Translate Widget by Google

SMS Gratis


Make Widget

punkmuslim.co.cc

Ketika Terompet Kiamat Ditiup

Posted by permana anak lugom On 7:40 PM 0 comments




Kiamat (ilustrasi)  
 Ketika Terompet Kiamat Ditiup

Ibnu Abi Ad Dunya yang merupakan murid dari Sa’id bin Salman dalam kitab Al-Ahwal menyebutkan tentang dalil-dalil yang menguatkan terompet (as shuur) kiamat. 

Sebuah riwayat menyebutkan, alat itu terbuat dari bahan semacam tanduk binatang. Apa dan bagaimana tak bisa diketahui pasti. Yang jelas, terompet akan digunakan sebagai pertanda hari kiamat benar-benar telah datang.

Tak disebutkan, siapakah nama malaikat yang bertugas meniup trompet itu (diriwayat lainnya nama Israfil mengemuka sebagai malaikat yang ditugasi untuk meniup terompet). Hanya ada keterangan ba hwa di sebelah kanan malaikat tersebut berdiri Jibril dan sebelah kirinya Mikail. Sang peniup sangkakala itu, sebagaimana disebutkan riwayat lainnya, tengah siap sedia menjalankan tugasnya.

Begitu instruksi peniupan diberikan maka ia segera melaksanakannya. Berapa lama jarak antara amar dan pelaksanaannya? Tak perlu tempo lama, bisa jadi kecepatan pelaksanaannya sebelum kelopak mata berkedip. Apa yang bisa diperbuat jika saat itu datang? Rasulullah menyebutkan dalam riwayat lainnya, saat sangkakala ditiup, hanya doa, “ Hasbunallah wa ni’mal wakil (Cukuplah Allah penolong dan pelindung bagi kami).” 

Rasulullah, dalam riwayat lainnya, memberikan gambaran situasi dan kondisi saat trompet yang diciptakan Allah setelah terciptanya langit dan bumi itu ditiup. Terompet tersebut dipercayakan kepada Israfil. Dan, siap sedia berada di bibir nya. Suasana kala itu sangat mengerikan dan dahsyat. Terompet ditiup sebanyak tiga kali. 

Tiupan pertama adalah sebuah peringatan dan kejutan. Tiupan kedua adalah untuk menghilangkan kesadaran atau pingsan. Dan yang ketiga, segenap manusia kembali dibangunkan untuk menghadap Sang Pencipta. Saat trompet dibunyikan pertama kali, atas perintah Allah, Israfil meniupkannya. 

Seisi dunia kaget dan ter kejut. Mereka porak-poranda. Saling berlarian. Tak ada tempat sembunyi. Suara trompet sangat keras. Tanah tempat makhluk berpijak bergerak. Laksana perahu yang diombang- ambingkan ombak. Ibu hamil pun seketika itu juga melahirkan, anak yang tengah menyusui berhenti, di sudut lain, setan mencoba melarikan diri. Para malaikat mengetahuinya, wajah mereka pun ditampar, kemudian para setan tak berkutik dan kembali.

Manusia mencoba bersembunyi. Keluarlah panggilan berseru saat mereka mencoba berpaling, “(Yaitu) hari (ketika) kamu (lari) berpaling ke belakang, tidak ada seorang pun yang menyelamatkan kamu dari (azab) Allah.” (QS al-Mukmin [40]: 33). Mereka melihat ke atas, langit telah digulung, planet dan bintang berjatuhan, tak ada tempat berlari. “Me reka yang mati tidak merasa kan kengerian kiamat itu,” sabda Rasulullah SAW.

Category : edit post

Inilah Tips Sukses Orang Padang (Minang)

Posted by permana anak lugom On 6:23 PM 0 comments

Orang Minang atau Orang Padang(panggilan umum bagi Suku Minang diperantauan)banyak yang bisa sukses karena sejak dari kecil mereka mendapatkan serta mengamalkan pelajaran / nasehat dari hal-hal berikut;

Adat Basandi Syarak, syarak basandi kitabullah
Kalimat adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah adalah dasar hukum adat orang suku Minang. Jika sumber hukum bangsa Indonesia adalah Pancasila, maka sumber hukum adat suku Minang asalnya dari kalimat dimaksud. Kalimat ini menjadi sumber referensi hukum bagi hukum adat dan cara kehidupan bermasyarakat suku Minang. Kalimat ini artinya Adat berdasarkan agama, agama berdasarkan kitab Allah SWT. Arti tersirat dari kalimat ini jika diamalkan akan membawa kita kepada kesuksesan dunia akhirat. Orang Minang yang sukses dalam perdagangan karena dalam kehidupan dan perdagangan mereka mengikuti aturan adat dan agama. Aturan agama yang mengatur dalam perdagangan harus jujur dan menjaga mutu membuat orang Minang sukses mendapatkan banyak pelanggan dan menjaga langganannya. 

Alam Takambang Jadi Guru
Alam takambang jadi guru ini artinya alam yang terbentang jadi guru atau pelajaran. Pepatah ini sering dinasehatkan oleh orang tua suku Minang kepada anaknya. Kalimat ini mengandung makna semua yang ada di alam ini bisa menjadi pelajaran. Kalimat alam takambang jadi guru ini berdasarkan pengembangan ayat dari kitab suci yang menyuruh membaca. Hal ini membuat orang Minang menjadi kreatif membaca peluang yang tampak dan tersirat. Orang Minang yang mempelajari gejala lingkungan menjadi kreatif menjemput peluang. Karena nasehat dari kalimat ini orang Minang banyak yang berhasil menjadi pengusaha sukses, walaupun dasar pendidikan akademik mereka tidak begitu tinggi. Mengapa bisa? karena orang Minang menganggap pendidikan itu penting. Tapi pendidikan tidak harus dari sekolah. Sebab alam dan pengalaman hidup menjadi guru terbaik bagi kesuksesan orang Minang. Hal ini juga yang membuat suku Minang bisa mengambil pelajaran dari sebuah kegagalan.

Dima Bumi Dipijak Disinan Langik Dijunjuang
Selanjutnya nasehat"Dima bumi dipijak, disinan langik dijunjuang. Dalam kalimat ini mengandung arti, dimana orang Minang tinggal mereka menyesuaikan diri dengan masyarakat dan peraturan setempat. Dengan menjalankan nasehat ini orang Minang yang pergi merantau selalu dapat cepat beradaptasi dengan lingkungan tempat tinggalnya. Hal ini membuat orang Minang cepat mendapatkan kesuksesan diperantauan. Dengan menyesuaikan diri dan menghormati lingkungan barunya membuat masalah dengan pribumi setempat dapat diminimalisir. Nasehat ini juga direfleksikan suku Minang dalam bisnis mereka. Mereka menyesuaikan produk dan dagangannya dengan keadaan serta permintaan client mereka.

Baraja ka Nan Manang, Mancontoh ka Nan Sudah.
Baraja ka nan manang, mancontoh ka nan sudah jika diterapkan dalam bisnis ini artinya mempelajari bagaimana seseorang bisa sukses dan menerapkan kiat-kiat sukses orang yang telah dahulu sukses. Jika orang Minang gagal dalam suatu hal, maka orang tua mereka akan memberikan nasihat berupa pepatah-petitih "Baraja ka nan manang, mancontoh ka nan sudah". Dari dahulu jika orang tua suku Minang memberi nasehat pada anak mereka banyak berupa pepatah-petitih. Hal ini secara tidak langsung memberikan stimulasi pada otak kanan suku Minang. 

Indak ado Rotan, aka pun Jadi. Indak kayu janjang dikapiang
Nasehat dari petatah ini juga merupakan salah satu kunci sukses orang Minang. Kalimat "Indak ado rotan aka pun jadi" ini secara tidak langsung mendidik orang Minang menjadi kreatif. Kalimat ini artinya jika tak ada rotan akar pun jadi. Orang Minang yang menerapkan nasehat tersirat dari kalimat ini dalam merintis karir ataupun bisnis tidak selalu memulai dengan modal besar. Hal ini juga sesuai dengan prinsip ekonomi" Dengan modal sekecil-kecilnya, meraih untung sebesar mungkin". Kalimat ini juga mengandung nasehat apa yang sudah ada pada diri kita dan lingkungan bisa menjadi modal untuk sukses.

Takuruang Nak Dilua, Tahimpik Nak Diateh
Kalimat ini mempunyai arti walaupun sedang menghadapi kesulitan atau kegagalan, harus kreatif mengubah kesulitan maupun kegagalan menjadi peluang. Makna dari kalimat ini membuat orang Minang yang pernah mengalami kegagalan bisa mendapatkan kesuksesan yang lebih besar dikemudian hari. Sebab orang Minang dilatih untuk tidak takut dengan kegagalan. Sejak kecil orang Minang sudah dilatih untuk mempelajari kegagalan dan mengubahnya jadi modal ataupun peluang.

Category : edit post

Berhentilah Menjadi Robot !

Posted by permana anak lugom On 5:14 PM 0 comments



Di masa kecil dulu, kita sering ditanya oleh guru tentang cita-cita, dengan polosnya menjawab ada yang ingin menjadi dokter, tentara, polisi, guru, atau bahkan hanya menjadi ibu rumah tangga yang setiap hari mengurusi suami dan anaknya. Tapi coba kita tengok kehidupannya ketika dewasa, sebagian besar di antara mereka menghabiskan waktunya di tempat kerja dan hanya menyisakan sedikit waktu untuk keluarga.

Keluarga atau pekerjaan ?

Pergi kerja pukul 6 pagi, pulang pukul 5, belum lagi terjebak macet, apakah Anda termasuk golongan ini? Rutinitas ini akan diulangi setiap hari, setiap bulan, dan setiap tahun. Seakan-akan manusia itu diprogram layaknya sebuah robot untuk melakukan aktivitas yang sama setiap harinya hingga ajal menjemput. Mereka tidak sempat lagi bersenda gurau dengan keluarganya, tetangga, melihat anak-anaknya tumbuh dewasa, mengajarnya ketika mengalami kesulitan mengerjakan PR. Bagaimana tidak, mereka ke kantor ketika anak-anaknya belum bangun tidur, dan pulang ketika sudah tertidur, kalau pun pulang cepat, tidak sempat lagi mengurus anaknya karena rasa lelah, sehingga semuanya dilakukan oleh babysitter. Orangtua seperti ini sebenarnya lebih pantas dipanggil “om” atau “tante”.
Lama kelamaan rasa jenuh mulai timbul, masalah di kantor berimbas ke dalam rumah, akhirnya keluarga jadi tempat pelampiasan amarah. Padahal coba ingat kembali, kita kerja kan untuk keluarga bukan keluarga untuk pekerjaan, bekerja untuk membahagiakan keluarga bukan sebaliknya. Punya rumah gedong tapi serasa gudang, punya kolam renang tapi yang pakai hanya anjing peliharaan, punya home theater tapi yang nonton hanya pembantu.
Ingatlah, uang yang hilang bisa dicari kembali, tapi waktu yang hilang tidak dapat dibeli.

Bebas uang Bebas waktu

Coba bayangkan ketika Anda bangun tidur, Anda berada di sebuah rumah yang asri hasil desain Anda sendiri, pergi berlibur ke berbagai negara bersama keluarga kapan pun Anda mau, menghabiskan waktu bersama orang-orang yang Anda cintai. Tidak hanya itu, Anda juga punya kesempatan membantu orang-orang yang tidak mampu, membangunkan tempat ibadah, sekolah, atau bahkan tempat tinggal untuk mereka, tanpa khawatir masalah uang karena saat itu uang terus mengalir ke rekening Anda.
Bagaimana perasaan Anda? Indah bukan? Benar, itu hanya sebagian kecil saja karena memang hidup ini terlalu indah dan tidak pantas dihabiskan hanya untuk melakukan rutinitas yang membosankan seperti pekerjaan yang selama ini mungkin Anda lakukan.

Buatlah uang bekerja untuk Anda

Nah, timbullah pertanyaan “Bagaimana saya bisa mendapatkan kebebasan itu?”
Jangan mau diperbudak sama benda mati yang bernama “uang”, harusnya kita yang memperbudak uang. Berhentilah mengejar uang, buatlah uang yang bekerja untuk Anda. Caranya, bekerja secara cerdas. Salah satunya jadilah pengusaha, tapi bukan sembarang pengusaha,melainkan pengusaha yang membangun bisnisnya dengan sistem yang tidak mengharuskan dia ada di sana atau dengan kata lain,otomatisasi bisnis.
Memang tidak mudah untuk membangun bisnis yang terotomatisasi karena memerlukan kerja keras terlebih dahulu, ingat! Tak ada yang mudah di dunia ini untuk sesuatu yang berharga, tapi ketahuilah itu tak sesulit yang Anda bayangkan jika Anda bersedia bekerja keras dan terus berdoa.
Kalau Anda berhasil mengotomatisasikan bisnis Anda maka bersiaplah menerima uang di mana pun Anda berada apa pun yang Anda lakukan karena mulai saat itu uanglah yang bekerja untuk Anda. Anda sudah bisa menikmati waktu-waktu yang berkualitas bersama orang-orang yang Anda cintai. Inilah yang dikatakan kehidupan yang berkualitas sesungguhnya, bebas uang,bebas waktu.
Walaupun demikian, saya tidak memaksakan Anda untuk menjadi pengusaha, saya mengerti di antara kita ada yang berprofesi sebagai pegawai, seniman, wakil rakyat dipemerintahan, atau profesi lainnya yang memang telah disenangi sejak dulu. Saya hanya memberikan Anda jalan untuk lebih menghargai waktu Anda bersama orang-orang yang Anda cintai. Apa pun profesi Anda, hargailah waktu bersama mereka, bekerjalah untuk keluarga bukan keluarga untuk pekerjaan.

Sekali lagi, “Uang yang hilang dapat dicari kembali, tapi waktu yang hilang tak dapat dibeli”.

Category : edit post

Tiru kepemimpinan dari 5 CEO ini!

Posted by permana anak lugom On 4:44 PM 0 comments


Jangan pernah berhenti bermimpi menjadi sukses. Apakah Anda ingin menjadi karyawan yang memegang jabatan tertinggi, atau menjadi pengusaha muda yang sukses, selalu ada nilai-nilai kehidupan yang bisa Anda jadikan pegangan. Bagaimana para CEO dunia ini mengelola kesuksesannya, bisa memberikan wawasan bagi kita untuk berjuang menjadi orang yang lebih baik. Berikut adalah enam CEO dan nilai-nilai kepemimpinan bisa dijadikan penuntun bagi pemilik bisnis baru, karyawan, maupun entrepreneur. Termasuk di dalamnya, Anda!
1. Steve Ballmer, CEO, Microsoft
Jadilah orang yang pantang mundur. “Nomor satu, ide-ide yang hebat itu penting. Kedua, temukan passion Anda. Dan nomor tiga, jadilah orang yang gigih, pantang mundur. Microsoft ditemukan dari satu ide bagus yang dimiliki Bill Gates dan Paul Allen, yang tidak dipunyai orang lain.”
2. Alan Mulally, CEO, Ford
Berkembang dalam menghadapi kesulitan; keberuntungan akan menguntungkan mereka yang berani. Mengatakan bahwa beberapa tahun terakhir tidak begitu baik untuk industri otomotif adalah sesuatu yang sangat meremehkan. Brand Ford yang ikonik, seperti para kompetitornya, berada dalam kesulitan yang mengerikan. Hari ini, gerakan yang berani dan negosiasi yang cerdas telah membuat pembuat mobil tidak hanya tetap hidup, tetapi juga menghasilkan keuntungan.
3. Larry Page, CEO, Google
Kenali batasan Anda; selalu jaga ego Anda. Ketika Larry Page dan Sergey Brin mulai membangun Google, kedua pria ini telah meramalkan bahwa skill mereka belum tentu sejalan dengan nilai yang dapat dibawa seorang CEO. Oleh karena itu mereka merekrut veteran di bidang teknologi, Eric Schmidt, untuk memberikan supervisi yang diperlukan untuk membuat Google menjadi perusahaan yang sukses seperti sekarang.
4. Mark Zuckerberg, CEO, Facebook
Pikirkan jangka panjang, bukan kepuasan yang cepat. Orang yang sukses biasanya akan tergoda menjual perusahaannya, lalu menciptakan bisnis lain yang lebih hebat. Zuckerberg pun telah berulang kali menerima kesempatan untuk menjual social media-nya kepada peminat yang berani membeli dengan harga tinggi. Namun ia bertahan, karena percaya bahwa akan ada potensi yang lebih besar dan lebih baik di masa depan. Intuisinya tepat. Banyak analis bisnis memperkirakan nilai Facebook mencapai 100 milyar dollar saat ini.
5. Steve Jobs, CEO, Apple
Jadilah seorang visioner. Kesuksesan Apple hampir seluruhnya disebabkan oleh visinya. Ia sempat digulingkan dari perusahaan yang dibangunnya pada 1984. Namun para penerusnya: John Sculley, Michael Spindler, dan Gil Amelio, gagal mengangkat perusahaan tersebut. Sejak kembali ke perusahaan pada 1997, Jobs menunjukkan kemampuannya yang luar biasa untuk menciptakan visi ke depan. Ia memberikan sisi artistik pada lini produknya, dan menciptakan produk-produk yang layak diimpikan para pengguna, dan menghasilkan nilai harga yang lebih besar dari para kompetitornya. Jobs juga merancang ekosistem yang membawahi produk-produk Apple, termasuk aksesori dan layanannya (seperti iTunes dan App Store).

Category : edit post

Mengungkap Keganjilan Pada Bundaran HI, Misteri !

Posted by permana anak lugom On 6:12 PM 0 comments

Saya yakin anda tahu Bundaran HI. Saya juga tahu bahkan pernah lewat di Bundarang tersebut. Tapi hanya lewat saja tidak mampir. He he he. Berikut ini saya berikan artikel teman kita yang sangat bagus membahas secara mendetail tentang adanya keganjilan pada Bundaran Hotel Indonesia tersebut. Saya membaca artikelnya kok jadi bergidik ya. Seakan Indonesia ini telah dikuasai oleh suatu makhluk tersembunyi yang sangat menakutkan dan kita tidak pernah merasakan. Anda percaya atau tidak analisa ini silahkan berkomentar. 

Sangat mengejutkan dan diluar dugaan. Bundaran Hotel Indonesia atau yang lebih populernya disebut dengan Bundaran HI, ternyata ditemukan sebuah keganjilan. Dan sudah sepantasnya hal ini menjadi sebuah tanda tanya besar.

Semua orang yang ada di Jakarta, sudah pasti tahu dengan monumen kolam air mancur ini. Presiden Soekarno dulunya di tahun 1960-an, memerintahkan untuk membangun beberapa proyek konstruksi demi mempercantik kota Jakarta dalam persiapan Asian Games IV.



Termasuk diantaranya pembangunan Kompleks Olahraga Ikada (Gelora Bung Karno) dan beberapa patung, termasuk monumen Selamat Datang, yang dikenal sebagai Tugu Selamat Datang.

Monumen Selamat Datang ini terletak tepat di tengah Bundaran HI. Disebut demikian, karena bundaran ini berdekatan dengan Hotel Indonesia. Bundaran yang berada di pusat jantung kota Jakarta ini, tepat di tengah-tengah beberapa jalan utama di Jakarta.

Di zaman VOC, pintu gerbang Menteng ada di seputaran Gondangdia, dekat Masjid Cut Meutiah sekarang. Namun di zaman Orde Baru, pintu gerbangnya ‘dipindahkan’, bukan lagi di utara akan tetapi di sebelah baratnya, yaitu Bundaran Hotel Indonesia.


Selesai dibangun, Hotel Indonesia dan Bundaran HI menjadi pintu gerbang bagi para pengunjung Jakarta. Bundaran itu merupakan sebuah kolam bulat yang dilengkapi dengan air mancur.

Namun, pernahkah tersadar akan sebuah keanehan yang ada di Bundaran HI tersebut? Sepintas kolam ini memang tampak seperti kolam yang ada pada umumnya, yaitu berbentuk bulat dengan air mancur yang ada di dalamnya.

Coba perhatikan gambar-gambar berikut ini :


Apakah kelihatan ada yang aneh pada gambar di atas? Jika belum tampak keanehan disana, coba gambarnya diambil tampak atas dari google earth seperti di bawah ini :


Masih kurang jelas dan terkesan dipaksakan, coba diputar lagi secara horizontal seperti dibawah ini :


Sudah cukup jelas? Lantas apa yang terlihat disana?

Sekali lagi, gambar ini pasti mengingatkan akan sesuatu. Apa itu?

Mata Horus, simbol Illuminati/Freemason. Siapa lagi di dunia ini yang memakai simbol-simbol seperti itu selain mereka. Lalu kenapa bisa ada di Bundaran HI? Baca disini untuk lebih jelasnya.




Yang jelas hal ini membuktikan, bahwa bukan hanya di Amerika saja para freemason ini membangun gedung-gedung insfratukstur kota, akan tetapi freemason pun sudah membangun sesuatu di Indonesia.



Bukti ini dapat dijadikan sebagai acuan kepada kesimpulan, bahwa mereka sebenarnya sudah pernah eksist pada zaman dahulu di Indonesia, dan bukan tidak mungkin sampai sekarang pun mereka masih ada dan berkeliaran di Indonesia, terbukti dengan keganjilan yang ada pada mata uang 10.000 rupiah, baca disini.


Sedikit sebagai tambahan informasi seputar Bundaran HI ini. Pada pasca zaman pemerintahan Soeharto, Bundaran HI kerapkali dijadikan sebagai panggung demonstrasi oleh berbagai elemen massa dan berbagai kepentingan.

Selain itu, sejumlah bangunan dan situs bersejarah yang ada di Jakarta menjadi rusak akibat gelombang unjuk rasa yang terjadi secara besar-besaran di sepanjang Mei 1998. Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso, kala itu mencanangkan gerakan rehabilitasi Jakarta, agar kembali menjadi kota yang rapi dan cantik, seperti ibukota negara lainnya.

Salah satu proyeknya, di tahun 2001, ialah merehabilitasi Bundaran HI, lengkap dengan air mancur dan patung Tugu Selamat Datangnya, agar kembali menjadi salah satu icon Jakarta yang cantik selain Monas.


Namun anehnya, program rehabilitasi air mancur itu bernuansa Luciferistik “CAHAYA”, yakni “Membangun Kebanggaan Nasional Melalui Pencahayaan”. Entah kebetulan atau tidak, kontraktor yang ditunjuk pun General Electric (GE).

GE dalam hal ini merupakan perusahaan yang juga bertanggungjawab atas tata cahaya Patung Liberty di Washington DC dan Chain Bridge di Hongaria. Di Jawa Tengah pun, GE pula yang menangani tata cahaya yang terdapat di Candi Prambanan.

Professor Nick Turse dalam “The Complex” (2009) menulis, “GE adalah salah satu perusahaan Amerika yang dekat dengan industri perang Pentagon. Sejak tahun 1957 hingga 1961, GE bahkan termasuk di dalam lima besar kontraktor militer Pentagon di samping General Dynamics, Boeing, Lockheed, dan North American Aviation. Sejak 2006, GE telah meluncur turun ke urutan empat belas terbesar. Walau demikian, nila laba yang diperoleh GE di tahun itu masih sangat besar, tidak kurang dari $ 2,3 miliar dari Departemen Pertahanan AS, dengan mengerjakan sistem persenjataan untuk Helikopter tempur Hawk UH-60 dan pesawat multiguna F/A-18 Hornet. Keduanya digunakan di Irak.”

Tema “CAHAYA” dalam proyek rehab Bundaran HI yang dikerjakan oleh GE itu, dalam bahasa latin disebut dengan nama “Lucifer”.
.
Misteri demi misteri silih berganti bergulir di sekitar kita. Dan tanpa disadari, semua yang ada di di dalam kehidupan ini menyimpan banyak misteri. Ada yang terjawab dan tentu banyak sekali yang menyisakan tanda tanya besar. Bukti bahwa berpikir skeptis sangat diperlukan dengan apa yang di lihat, dengar, dan rasakan

Apakah benar apa yang menjadi analisa di atas? Saya dan anda mungkin tidak tahu tahu, belum tahu dan bahkan mungkin tidak akan tahu adanya berbagai mistei yang menyelimuti kehidupan kita. Serahkan semua hanya kepada Allah SWT. Toh, Dia juga menguasai alam jagat raya ini.

S U M B E R

Category : edit post

Kisah Nyata di Amerika, Bukti Keutamaan Ayat Kursi

Posted by permana anak lugom On 12:51 AM 0 comments



Ini kisah nyata dari Amerika (US) sekitar tahun 2006. Pengalaman nyata seorang muslimah asal Asia yang mengenakan jilbab.

Suatu hari wanita ini berjalan pulang dari bekerja dan agak kemalaman . Suasana jalan setapak sepi . Ia melewati jalan pintas.

Di ujung jalan pintas itu, dia melihat ada sosok pria Kaukasian. Ia menyangka pria itu seorang warga Amerika . Tapi perasaan wanita ini agak was-was karena sekilas raut pria itu agak mencurigakan seolah ingin mengganggunya.

Dia berusaha tetap tenang dan membaca kalimah Allah. Kemudian dia lanjutkan dengan terus membaca Ayat Kursi berulang-ulang seraya sungguh-sungguh memohon perlindungan Allah swt. Meski tidak mempercepat langkahnya, ketika ia melintas di depan pria berkulit putih itu, ia tetap berdoa. Sekilas ia melirik ke arah pria itu. Orang itu asik dengan rokoknya, dan seolah tidak mempedulikannya.

Keesokan harinya , wanita itu melihat berita kriminal, seorang wanita melintas di jalan yang sama dengan jalan yang ia lintasi semalam. Dan wanita itu melaporkan pelecehan seksual yang dialaminya di lorong gelap itu. Karena begitu ketakutan, ia tidak melihat jelas pelaku yang katanya sudah berada di lorong itu ketika perempuan korban ini melintas jalan pintas tersebut.

Hati muslimah ini pun tergerak karena wanita tadi melintas jalan pintas itu hanya beberapa menit setelah ia melintas di sana. Dalam berita itu dikabarkan wanita itu tidak bisa mengidentifikasi pelaku dari kotak kaca, dari beberapa orang yang dicurigai polisi.

Muslimah ini pun memberanikan diri datang ke kantor polisi, dan memberitahukan bahwa rasanya ia bisa mengenali sosok pelaku pelecehan kepada wanita tersebut, karena ia menggunakan jalan yang sama sesaat sebelum wanita tadi melintas.

Melalui kamera rahasia, akhirnya muslimah ini pun bisa menunjuk salah seorang yang diduga sebagai pelaku. Iia yakin bahwa pelakunya adalah pria yang ada di lorong itu dan mengacuhkannya sambil terus merokok .

Melalui interogasi polisi akhirnya orang yang diyakini oleh muslimah tadi mengakui perbuatannyaa. Tergerak oleh rasa ingin tahu, muslimah ini menemui pelaku tadi dan didampingi oleh polisi.

Muslimah : “Apa Anda melihat saya? Saya juga melewati jalan itu beberapa menit sebelum wanita yang kauperkosa itu? Mengapa Anda hanya menggangunya tapi tidak mengganggu saya? Mengapa Anda tidak berbuat apa-apa padahal waktu itu saya sendirian?”

Penjahat : “Tentu saja saya melihatmu malam tadi. Anda berada di sana malam tadi beberapa menit sebelum wanita itu. Saya tidak berani mengganggu Anda. Aku melihat ada dua orang besar di belakang Anda pada waktu itu. Satu di sisi kiri dan satu di sisi kanan Anda.”

Muslimah itu tidak bisa melanjutkan kata-katanya. Hatinya penuh syukur dan terus mengucap syukur. Dengkulnya bergetar mendengar penjelasan pelaku kejahatan itu, ia langsung menyudahi interview itu dan minta diantar keluar dari ruang itu oleh polisi.

***

Semua surat dalam al-Qur’an adalah surat yang agung dan mulia. Demikian juga seluruh ayat yang dikandungnya. Namun, Allah Subhanahu wa ta’ala dengan kehendak dan kebijaksanaanNya menjadikan sebagian surat dan ayat lebih agung dari sebagian yang lain.

Syaikh Umar Sulaiman Al Asyqar berkata, ”Yang paling baik digunakan untuk melawan jin yang masuk ke dalam tubuh manusia adalah dzikrullah (dzikir kepada Allah) dan bacaan Al Qur`an. Dan yang paling besar dari itu ialah bacaan ayat kursi, karena sesungguhnya orang yang membacanya akan selalu dijaga oleh penjaga dari Allah, dan ia tidak akan didekati oleh setan sampai Subuh, sebagaimana telah shahih hadits tentang itu”. 

[Alamul Jin Wasy Syayathin, hlm. 180, karya Syaikh Umar Sulaiman Al Asyqar, Penerbit Darun Nafais].


Category : edit post


Bashaer Othman menjadi satu-satunya Wali Kota termuda dunia. Di usianya yang masih 15 tahun, pelajar yang masih duduk di kelas 1 SMA Palestina ini sudah diberi jabatan publik sebagai Walikota Allar, Tulkarm, Tepi Barat, Palestina.

Bashaer diberi kesempatan mempimpin Kota Allar selama dua bulan, di bawah bimbingan Sufian Shadid, Wali Kota Allar sebenarnya, setelah ia terpilih dalam program pemberdayaan kaum muda Pemerintah Palestina.

Tentu unik sebuah kota dipimpin oleh perempuan yang masih berusia dibawah 17 tahun. Apalagi Bashaer harus memikul sejumlah tanggung jawab berat mengatasi semua hal terkait Kota Allar, termasuk mengawasi karyawan dan menandatangani semua dokumen resmi, kecuali dokumen keuangan.
Bertempat di kantor Kedutaan Besar Palestina untuk Indonesia di Jl Pangeran Diponegoro, Jakarta, Rabu (12/9) siang, Tribun mendapat kesempatan mewawancarai perempuan jelita ini dengan nuansa santai namun obrolan serius.

Basher menerima Tribun dengan senyuman manis. Sapaan dengan menggunakan bahasa Arab makin menambah keakraban. Di sela-sela obrolan Bashaer bahkan sempat bercanda bertanya-tanya tentang merk handphone yang Tribun pakai. Apa saja pengalaman Basheer menjadi walikota termuda dunia.

Berikut petikan wawancaranya:
Selamat siang, selamat datang di Indonesia. Bisakah Anda bercerita bagaimana Anda jadi walikota di usia

Anda yang masih muda?
Selamat siang juga senang bisa berada di Indonesia. Pada awalnya saya mengikuti program pemerintah Palestina untuk pemberdayaan kaum muda. Saya lalu bersaing dengan ribuan anak muda yang mengikuti seleksi program tersebut, walikota seperti saya dipilih tidak melalui proses pemilihan umum yang dilakukan masyarakat tapi dipilih oleh walikota sebenarnya berdasarkan atas kompetensi atau kemampuan dalam berbagai hal.

Apa pertimbangan terbesar Anda terpilih?
Saya dinilai memiliki kemampuan individual diantaranya wawasan tentang kenegaraan, politik, sosial, ekonomi. Saya juga memiliki kemampuan leadership. Sebelum ini saya telah memimpin sebuah organisasi kepemudaan di sekolah. Saya juga punya visi dan misi yang jelas untuk kemajuan rakyat Palestina.

Anda sudah menjabat dua bulan, apa yang Anda lakukan selama periode itu?
Saya berusaha memecahkan berbagai masalah rakyat, salah satunya adalah ketersediaan lapangan pekerjaan. Beberapa waktu lalu saya keliling ke beberapa negara luar dan sepulang dari sana saya mengajak para investor serta meyakinkan mereka agar mau berinvestasi di Palestina. Hasilnya lumayan, ada tiga proyek yang saya dapatkan dan saya pikir itu akan membuka lapangan kerja baru.

Ceritakan masalah tersulit yang Anda hadapi selama jadi walikota?
Melayani rakyat Palestina terutama dalam masalah hukum. Sebenarnya mereka sudah tahu hukum tapi biasanya mereka tidak puas jika tidak langsung bertanya kepada walikota, jadi saya harus sabar melayani mereka. Kesultian yang saya alami adalah bisa memuaskan seluruh rakyat, juga saat membuat rakyat menjalani ketentuan Dewan Kota. Beruntungnya saya punya kemampuan komunikasi yang bagus sehingga bisa mudah menjawab pertanyaan dari mereka.

Palestina identik dengan daerah konflik, tidakkah Anda takut dengan keselamatan jiwa Anda?
Daerah Tepi Barat yang saya pimpin relatif aman, tidak ada kontak senjata disana. Pertumbuhan ekonominya juga bagus, penghasilan rakyatnya di atas rata-rata. Jadi saya tidak pernah merasa takut untuk memimpin, ini semua untuk kemaslahatan umat.

Apa yang Anda pikirkan tentang konflik dengan Israel?
Saya datang kesini tidak untuk membahas konflik dengan Israel, itu sudah ada bagiannya tersendiri. Saya hanya ingin menjadi inspirasi generasi muda Palestina bahwa konflik bisa melahirkan pemimpin- pemimpin handal. Saya ingin pemuda Palestina punya sikap dan membangun peradaban mereka.

Apa perubahan yang Anda rasakan dalam diri Anda setelah menjadi walikota?
Tentu ada yang berubah dari kepribadian saya. Sekarang, saya lebih memikirkan kepentingan umat.

Bisakan Anda ceritakan kehidupan keluarga Anda?
Saya lahir dalam keluarga yang hangat, saya hidup dengan Ayah, Ibu dan lima orang saudara, saya anak keempat. Kami hidup dalam satu rumah dan kakak-kakak saya masih belajar di perguruan tinggi. Saat jadi walikota saya mendapat dukungan penuh dari keluarga, mereka sangat mensupport karier politik yang sedang saya jalani. Kami hidup dalam keluarga yang harmonis dan bahagia.

Apa reaksi kawan-kawan Anda setelah jadi Wali Kota?
Mereka sangat apresiatif dan mendukung, kami tetap berhubungan bahkan mereka sering memberikan masukan dan berkomunikasi dengan saya melalui internet. Kami chating setiap hari dan berdiskusi banyak hal untuk kemajuan Palestina.

Apakah Anda punya pacar?
Tidak, Islam tidak memperbolehkan hubungan laki-laki dan perempuan tanpa status pernikahan apapun bentuk hubungan itu. Dan generasi muda Islam tidak seharusnya memikirkan hal itu. Generasi muda Islam harus cerdas membangun peradaban dan kemajuan bangsanya. Terus terang saya tidak punya akun facebook sebab kadang itu mengganggu aktifitas saya dalam berpikir tapi saya tetap mengikuti perkembangan global lewat internet.

Bagaimana Anda melihat masa depan pemuda Palestina?
Saya optimistis kami punya masa depan lebih bagus. Saat ini memang ada banyak pemuda Palestina yang berusaha keluar ke negara lain misalnya ke Saudi Arabia, Mesir atau negara Timur Tengah lainnya untuk mencari pekerjaan dan mencari wilayah aman. Tapi mereka semua punya komitmen besar untuk tetap jadi warga negara Palestina, artinya mereka akan kembali lagi. Kami juga meyakini bahwa Palestina suatu saat akan merdeka dan berdaulat.

Di Indonesia sering ada demonstrasi dukungan terhadap Palestina biasanya memakai tagline "Save Palestina". Apa tanggapan Anda?
Saya sangat mengapresiasi perhatian Indonesia terhadap negara kami. Indonesia adalah saudara setia kami sejak tempo dulu. Saya pribadi sangat terinspirasi dengan Ahmad Soekarno (Presiden Pertama Republik Indonesia, Soekarno). Sebab beliau adalah tokoh yang pertama kali bersuara Palestina adalah negara berdaulat tanpa peduli dengan negara lain yang tidak mengakui kami.

Apakah Indonesia terkenal di negara Anda?
Iya terutama dengan tokoh Ahmad Soekarno, kami memanggil Ahmad Soekarno sebab orang Palestina mengenalnya dengan nama itu. Indonesia juga negara muslim terbesar dunia, dukungan dan suara dari Indonesia sangat memberi kami kepercayaan diri. Kami mendapatkan energi lebih ketika Indonesia bersuara lantang dan membela Palestina.

Apa pesan terakhir Anda untuk pemuda Indonesia?
Pemuda Indonesia harus terus maju kedepan. Maju Palestina!Maju Indonesia.

S U M B E R

Category : edit post




Merantau merupakan tradisinya orang Minangkabau. Dari zaman nenek moyangnya orang Minangkabau sampai saat sekarang ini tradisi tersebut masih dijalankan. Pada zaman nenek moyangnya orang Minangkabau, merantau mungkin hanya disekitar Semenanjung Malaka dan daerah-daerah di pulau sumatra lainnya. Sedangkan kalau zaman sekarang ini tidak hanya di pulau sumatra saja melainkan telah tersebar keseluruh pelosok dunia. Mengapa orang minangkabau suka merantau? Dibawah ini ada beberapa alasannya menurut analisa penulis:

1. Faktor adat, tradisi dan kebiasaan yang sudah diajarkan oleh nenek moyang orang minangkabau sejak zaman dahulu kala.

2. Faktor ekonomi. Banyak ditemui para perantau didaerah tempatnya merantau tersebut perantau melakukan kegiatan berdagang. Coba saja liat di Jakarta, banyak sekali pedagang Minang yang berjualan di Pusat Grosir Tanah Abang. Tujuan mereka berdagang tersebut adalah untuk memperbaiki perekonomian keluarga. Selain itu kalau anda melakukan perjalanan keseluruh Nusatara pasti anda akan menemukan RM Padang yang menyediakan masakan khas Minang. Kalau perantau kurang berbakat dalam berdagang mereka bisa membuka usaha rumah makan. Kalau perantau pintar meracik masakan Minang dijamin masakannya akan laris. Karena semua orang di Indonesia suka dengan masakan Minang yang bumbunya khas tersebut. Dari keuntungan yang mereka dapatkan itu, mereka bisa mengirimkan uang kepada keluarga mereka dikampung. Dan dikampung uang tersebut bisa digunakan unuk membangun atau memperbaiki rumah, membeli ternak, ataupun membeli tanah. Apabila mereka pulang kekampung suatu saat nanti mereka bisa menikmati hasil jerih payah mereka selama merantau.
3. Faktor sosial. Jika salah seorang anggota masyarakat meraih kesuksesan ketika merantau, dan mereka membawa keberhasilan mereka tersebut ke kampung maka anggota masyarakat yang lain pasti akan merasa termotivasi untuk merantau juga. Perantau yang meraih kesuksesan tersebut akan lebih dihormati dan dihargai dikampung mereka dikarenakan keberhasilan mereka tersebut.
4. Faktor pendidikan. Para perantau minang tidak hanya berminat untuk berdagang melainkan juga berminat untuk menuntut ilmu. Apalagi yang kita tahu, kwalitas pendidikan khususnya di pulau Jawa lebih baik dari pendidikan diluar Jawa. Walaupun kwalitas pendidikan di Sumatra Barat tidaklah kalah dari daerah-daerah lainnya di pulau sumatra. Karena banyak ditemukan pelajar dari daerah lain di sumatra yang datang ke Sumatra Barat untuk menuntut ilmu. Seperti dari provinsi Riau, Kerinci-Jambi, Sumatra Utara bagian selatan dan Bengkulu.
Perantau menuntut ilmu di luar Sumatra Barat dengan tujuan mendapatkan sesuatu yang baru. Jika perantau berhasil dalam menuntut ilmu lalu pulang ke kampung halaman, keluarga mereka akan bangga. Jika perantau melamar pekerjaan kemungkinan mereka akan lebih mudah diterima dari pada pelamar lain dikarenakan mereka menuntut ilmu di luar daerah. Juga keberhasilan mereka menuntut ilmu menjadikan mereka panutan bagi masyarakat. Mereka akan menjadi contoh dan tempat bertanya.

5. Faktor pepatah adat. Banyak pepatah adat minang yang berisikan motivasi dan lecutan bagi para calon perantau. Jangan hanya bangga diri berada dikampung. Jangan mau disebut katak dalam tempurung. Jangan seperti anjing dihalaman rumah. Semuanya itu dapat membuat mereka terpacu dan berfikir akan makna dibalik itu semua dan akhirnya memutuskan untuk merantau.

6. Faktor kemandirian. Kemandirian disini dapat diartikan dalam banyak hal. Tidak hanya mandiri dari segi ekonomi. Tapi juga mandiri dari segi kepribadian. Orangtua yang menyuruh anaknya merantau pasti menginginkan agar anaknya meraih kesuksesan. Tidak menggantungkan hidup dengan kedua orangtua. Syukur-syukur kalau anaknya meraih keberhasilan dan mempersembahkan yang terbaik untuknya. Mapan dari cara berfikir dan bertindak. Tidak lekas menyerah begitu saja. Dan menjadi kebanggaan bagi orangtua jika anaknya tidak hanya mandiri di dunia tapi juga mandiri dalam urusan akhirat.

MENDAPATKAN HAL DAN PENGALAMAN BARU.
Banyak hal yang akan didapatkan setelah merantau. Perantau akan menemukan hal-hal baru yang mungkin tidak ditemukan di daerah asal. Baik itu segi ekonomi, sosial-budaya, pendidikan maupun watak orang-orang dari daerah tempat merantau. Perantau akan belajar mengerti mereka seperti apa. Bagaimana cara berbicara dan bergaul dengan mereka agar mereka tidak tersinggung dan banyak hal menarik lainnya.
Disamping itu merantau akan menumbuhkan kecintaan pada kampung halaman. Semua hal yang berhubungan dengan kampung halaman. Akan tumbuh semangat untuk menghargai, menjaga dan melestarikan budaya dan adat di kampung halaman. Pengalaman pribadi penulis dalam hal ini adalah penulis menjadi lebih menyukai lagu-lagu daerah daripada ketika sebelum jauh dari kampung halaman. Buktinya penulis sering mencari informasi tentang budaya Minangkabau di internet. Baik itu mengunduh lagu-lagu, tarian, atraksi budaya maupun foto-foto yang menggambarkan keelokan dan keeksotikan alam Minangkabau dan Sumatra Barat pada umumnya lalu menyimpannya untuk dijadikan dokumen pribadi. Para perantau pasti akan sadar kalau budaya Minangkabau itu luar biasa dan akan lebih mencintainya daripada sebelum-sebelumnya.

JANGAN TERLENA.
Jika telah mendapatkan kesuksesan di rantau orang maka segeralah untuk pulang ke kampung halaman. Jangan terlena akan kesuksesan yang telah diraih. Bangun dan majukanlah kampung halaman. Jangan hanya memberikan kemajuan ditempat kita merantau. Jika seorang perantau menjadi pengusaha dan usahanya maju, maka yang akan dikenal oleh orang pasti daerah dimana ia berada tersebut dan secara otomatis itu akan menjadi keunggulan tersendiri bagi daerah itu. Sedangkan daerah asal peratau, orang tidak terlalu mengetahuinya.
Jika telah memiliki modal yang cukup kembalilah ke kampung dan dirikanlah usaha yang dapat mensejahterakan masyarakat para perantau sendiri. Perantau bisa memindahkan usaha yang ia tekuni selama di rantau. Orang-orang dari daerah lain telah mengenal Ranah Minang dengan alamnya yang indah dan budayanya yang unik. Para perantau bisa mempromosikan daerahnya. Bisa dengan menyediakan akomodasi yang baik bagi orang yang akan mengunjungi Sumatra Barat. Keindahan Sumatra Barat akan semakin terkenal jika didukung oleh layanan yang memuaskan bagi para turis tersebut.

MARI MEMBANGUN KAMPUNG.
Banyak hal yang dapat perantau lakukan di kampung sendiri. Ilmu dan pengetahuan perantau selama dirantau bisa diterapkan di daerah sendiri. Saat ini banyak masyarakat dari daerah lain yang datang dan tinggal di daerah di Sumatra Barat. Lihat saja Dhamasraya dan daerah-daerah di Pasaman. Banyak yang membuka lahan. Mereka membeli lahan dan menanaminya dengan tanaman yang lebih menjanjikan seperti karet dan kelapa sawit. Dan tidak sedikit dari mereka yang sukses.
Masyarakat di Sumatra Barat harusnya termotivasi. Memang kebanyakan kendalanya adalah banyak lahan-lahan di Sumatra Barat yang hanya di tanami masyarakat dengan pohon-pohon besar seperti pohon kelapa, durian, rambutan, dan lain sebagainya. Banyak lahan tersebut yang kosong dan hanya ditumbuhi oleh semak sehingga lahan menjadi tidak produktif. Disamping itu memang nenek moyang orang Minang mengajarkan untuk lebih mengutamakan untuk menanam pohon-pohon seperti itu. Masyarakat minang lebih tertarik untuk bercocok tanam. Juga kendalanya dikarenakan lahan tersebut adalah punya suku. Tidak bisa sembarang masyarakat menggunakan lahan tersebut. Alangkah baiknya kalau Datuak yang ditunjuk untuk menjaga lahan tersebut bermusyawarah dengan anggota suku lainnya untuk membuka lahan yang produktif itu. Lalu bisa ditanami dengan karet, kelapa sawit dan jenis tanaman perkebunan lainnya yang lebih menjanjikan. Anggota suku bisa saling bekerja sama sehingga silaturahim antar anggota suku bisa lebih terjalin dan tidak terjadi “miss comunication”. Jangan sampai terjadi sikap “cadiak buruak”. Jika lahan produktif tadi telah digarap dan menghasilkan maka yang akan diuntungkan adalah anggota suku itu juga. Jangan sampai Datuak yang ditugaskan untuk menjaga tanah ulayat malah menjualnya dan memperkaya diri pribadi. Sehingga akan menjadi konflik ditengah masyarakat.

TETAP MENJAGA ALAM MINANGKABAU NAN ASRI.
Masyarakat juga harus menyadari kalau geografi dari wilayah Sumatra Barat adalah gunung dan perbukitan. Maka masyarakat harus menjaganya juga. Masyarakat Minang dapat membuka lahan yang tidak akan merusak hutan juga tidak mengganggu permukiman penduduk. Ambil pelajaran dari masalah daerah lain yang hutannya habis ditebang lalu ditanami karet atau kelapa sawit begitu saja. Hutan tetap hutan, yang boleh digarap hanyalah lahan suku yang jauh dari hutan. Karena hutan fungsinya sangat vital. Selainnya sebagai suplay udara bersih, meyerap air agar tidak terjadi longsor juga menjadi daya tarik yang harus dipertahankan karena banyak objek pariwisata di Sumatra Barat yang menampilkan keelokan alam.

Category : edit post

[Renungan] Karena Kamu adalah Tulang Rusuk-ku

Posted by permana anak lugom On 9:15 PM 0 comments

Dada ini longar bila tanpa penyangga, dada ini akan terasa terhimpit bila tulang yang ada tak mampu mempu menopang desah nafas. Itulah tulang rusuk, tulang rusuk suami ada pada istri dan istri sebagai penopang kehidupan suami. Tak lantas beramarah bila rusuk itu kemudian susah untuk diluruskan, dan tak harus jenggah bila suami tak jua segera meluruskan. Yang dibutuhkan adalah pengertian, kesabaran dan saling memberi waktu untuk mengerti. Itulah hakikat cinta sejati pasangan suami-istri.

Karena Kamu Tulang Rusukku
Sebuah senja yang sempurna, sepotong donat, dan lagu cinta yang lembut. Adakah yang lebih indah dari itu, bagi sepasang manusia yang memadu kasih? Raka dan Dara duduk di punggung senja itu, berpotong percakapan lewat, beratus tawa timpas, lalu Dara pun memulai meminta kepastian. ya, tentang cinta.
Dara : Siapa yang paling kamu cintai di dunia ini?
Raka : Kamu dong?
Dara : Menurut kamu, aku ini siapa?
Raka : (Berpikir sejenak, lalu menatap Dara dengan pasti) Kamu tulang rusukku! Ada tertulis, Tuhan melihat bahwa Adam kesepian. Saat Adam tidur, Tuhan mengambil rusuk dari Adam dan menciptakan Hawa. Semua pria mencari tulang rusuknya yang hilang dan saat menemukan wanita untuknya, tidak lagi merasakan sakit di hati.”

Setelah menikah, Dara dan Raka mengalami masa yang indah dan manis untuk sesaat. Setelah itu, pasangan muda ini mulai tenggelam dalam kesibukan masing-masing dan kepenatan hidup yang kain mendera. Hidup mereka menjadi membosankan. Kenyataan hidup yang kejam membuat mereka mulai menyisihkan impian dan cinta satu sama lain. Mereka mulai bertengkar dan pertengkaran itu mulai menjadi semakin panas. Pada suatu hari, pada akhir sebuah pertengkaran, Dara lari keluar rumah. Saat tiba di seberang jalan, dia berteriak,

“Kamu nggak cinta lagi sama aku!” Raka sangat membenci ketidakdewasaan Dara dan secara spontan balik berteriak,

“Aku menyesal kita menikah! Kamu ternyata bukan tulang rusukku!” Tiba-tiba Dara menjadi terdiam ,

Berdiri terpaku untuk beberapa saat. Matanya basah. Ia menatap Raka, seakan tak percaya pada apa yang telah dia dengar. Raka menyesal akan apa yang sudah dia ucapkan. Tetapi seperti air yang telah tertumpah, ucapan itu tidak mungkin untuk diambil kembali. Dengan berlinang air mata, Dara kembali ke rumah dan mengambil barang-barangnya, bertekad untuk berpisah. “Kalau aku bukan tulang rusukmu, biarkan aku pergi. Biarkan kita berpisah dan mencari pasangan sejati masing-masing.”

Lima tahun berlalu. Raka tidak menikah lagi, tetapi berusaha mencari tahu akan kehidupan Dara. Dara pernah ke luar negeri, menikah dengan orang asing, bercerai, dan kini kembali ke kota semula. Dan Raka yang tahu semua informasi tentang Dara, merasa kecewa, karena dia tak pernah diberi kesempatan untuk kembali, Dara tak menunggunya. Dan di tengah malam yang sunyi, saat Raka meminum kopinya, ia merasakan ada yang sakit di dadanya. Tapi dia tidak sanggup mengakui bahwa dia merindukan Dara. Suatu hari, mereka akhirnya kembali bertemu. Di airport, di tempat ketika banyak terjadi pertemuan dan perpisahan, mereka dipisahkan hanya oleh sebuah dinding pembatas, mata mereka tak saling mau lepas.

Raka : Apa kabar?
Dara : Baik… ngg.., apakah kamu sudah menemukan rusukmu yang hilang?
Raka : Belum.
Dara : Aku terbang ke New York dengan penerbangan berikut.
Raka : Aku akan kembali 2 minggu lagi. Telpon aku kalau kamu sempat. Kamu tahu nomor telepon kita, belum ada yang berubah. Tidak akan ada yang berubah.
Dara tersenyum manis, lalu berlalu.
“Good bye….”

Seminggu kemudian, Raka mendengar bahwa Dara mengalami kecelakaan, mati. Malam itu, sekali lagi, Raka mereguk kopinya dan kembali merasakan sakit di dadanya. Akhirnya dia sadar bahwa sakit itu adalah karena Dara, tulang rusuknya sendiri, yang telah dengan bodohnya dia patahkan.

“Kita melampiaskan 99% kemarahan justru kepada orang yang paling kita cintai. Dan akibatnya seringkali adalah fatal”

Category : edit post

Rok Mini “Dimata Lelaki”

Posted by permana anak lugom On 5:18 AM 0 comments

 Soal rok mini ini memang menggelitik. Saya sendiri di dalam dilema yang besar. Alasannya, pertama karena saya laki-laki. Kedua, karena saya belum pernah memakai rok mini. Sebagai orang berpendidikan, saya khawatir perspektif saya terhadap rok mini ini menjadi sangat subyektif, dipenuh asumsi, dan ngawur.

Tapi sebenarnya saya selalu ingin mengajukan pertanyaan kepada setiap pengguna rok mini atau celana super pendek di area publik demi mendapat sudut pandang yang obyektif dari si pemakai agar saya tidak salah sangka:

1. “Mbak-mbak, boleh tau apakah dengan rok mini yang mbak pakai itu, saya atau kami boleh menikmati paha mbak?”
2. “Kalau boleh, apakah mbak memang sengaja agar kami melihatnya? atau malah risih kalau kami melihatnya?”
3. “Atau tolong jelaskan kepada kami, bagaimana seharusnya kami boleh menikmati paha mbaknya biar mbak merasa nyaman dan kita bisa sama-sama menikmati, agar saya merasa aman dalam menikmati, dan mbaknya nikmat juga dilihati?”

Pertanyaan ini sebenarnya penting untuk ditanyakan sebagai dasar ilmiah untuk mengambil kesimpulan, tapi belum kesampaian saya tanyakan sampai saat ini. Malu nanyanya. Dan saya memilih untuk menikmati rok mini tersebut dengan diam-diam, dengan “etika” yang saya karang sendiri agar tidak berdampak sosial yang buruk.

Ada yang bilang ini soal iman. Kalau iman kuat, rok mini lewat. Saya kira setiap orang beriman yang jujur, kalau ditanya pasti menjawab akan timbul pikiran bukan-bukan ketika menjumpai perempuan muda berpaha indah memakai rok mini atau celana pendek sekali di tempat umum.

Tidak usah jauh-jauh, saya sendiri akan mengaku beriman, sholat tidak pernah lewat, kadang-kadang juga ngaji, tapi rok mini is rok mini, daya tariknya sungguh sering melewati daya tangkal iman. Kalau ada yang bilang “Pikiran situ saja yang jorok“, duh, ingin sekali saya jawab “Saya sudah susah payah membersihkan pikiran dari yang nggak-nggak, tapi situ lewat sambil menjorok-jorokkan paha …. memaksa untuk dilihat“.

Soal hak, semua memang punya hak masing-masing. Selama masih berada di tempatnya, hak menjadi sesuatu yang aman bagi dirinya maupun orang lain.

Contohnya merokok. Saya yakin itu adalah hak. Tidak seorangpun kecuali keluarga dan orang-orang yang bergantung hidupnya pada perokok boleh melarang orang untuk merokok. Tetapi ketika merokok di tempat umum, hak itu jadi tidak aman untuk orang lain. “Tolong ya mas, merokoknya di ruang merokok, atau menggunakan helm full face saja biar asapnya tidak terhirup oleh saya“. Gimana kalau perokok menjawab, “Ya situ saja jangan hirup asap saya kalau memang tidak suka bau asap“. Kira-kira Anda mau langsung mengajak adu hantam tidak?

Mamainkan musik adalah hak. Tetapi ketika bertetangga, genjrang-genjreng di jam dua pagi di depan rumah orang, kira-kira akan membuat tidur orang terganggu tidak? Gimana kalau ketika ditegur si penggitar menjawab “Tolong ya Bu, kalau memang tidak suka dengan suara gitar saya, ibu jangan dengerin suaranya, gitar-gitar saya kok ibu yang repot“. Kira-kira si ibu akan melempar sandal atau tidak? Kalau bermainnya di dalam kamarnya sendiri, di studio musik kedap suara, saya kira volume sebesar apapun tidak akan jadi masalah. Minimal tidak jadi masalah untuk orang lain.

Sama jadinya dengan rok mini dan hot pant. Di rumah, rok mini akan menjadi sangat asik. Aman, dan nyaman buat semuanya. Apalagi di kamar, tidak pakai rok pun akan semakin menambah suasana jadi lebih sesuatu banget Dan, semua orang akan merasa happy dan dijamin aman.

Tapi di boncengan sepeda motor, di busway, di jalanan … duuuh biyung, please mbak, bu, kalau sekadar saya yang lihat dijamin akan aman. Karena nafsu dan pikiran saya akan saya manage sedemikian rupa sehingga akan hanya meledak tanpa melukai Anda. Tapi kalau yang nafsunya meledak itu lelaki yang sedang sakit parah jiwanya dan tak tau tempat?

Pemerkosa adalah orang yang sedang sakit jiwanya. Dan kata orang tua, mencegah lebih mudah dan murah dari pada mengobati. Mengobati mereka tetap harus dilakukan karena bisa membahayakan orang lain, berapapun biaya material dan sosial yang dibutuhkan, termasuk kita memberi makan mereka di penjara seumur hidup.

Tapi sambil mengobati, akan lebih cerdas, mudah, dan murah kalau kita semua juga ikut mencegah, salah satunya dengan tidak mengguanakn rok mini di tempat umum. Masih banyak pilihan busana yang lain, yang tetap menarik (tanpa menggoda) dan pantas.

Cara ini pasti lebih murah sebelum ada yang menjadi korban lelaki sakit jiwa. Kecuali, kalau memang rok mini telah menjadi sumber penghasilan pengenanya.

Mbak-mbak, ibu-ibu. Sebagai lelaki, saya selalu mengagumi perempuan. Dalam teori saya, perempuan itu setiap inchi kulitnya adalah fashion. Karena itu, benang dililit-lilit pun ke beberapa bagian tubuh, sudah seperti keindahan yang menyeluruh. Perempuan juga sangat ekspresif. Mereka suka bicara, suka berdandan, suka “menunjukkan” keindahan dirinya. Itu memang kodratnya.

Dan sedikit ini komentar lelaki. Kami-kami ini juga sangat ekspresif. Tapi berbeda caranya dengan perempuan. Kami tidak terlalu suka bicara, suka berdandan, menunjukkan keindahan diri sendiri. Tapi langsung bertindak.

Sebagian yang lain, ekspresinya malah tidak terlihat sama sekali. Tetapi sesuatu di balik celananyalah yang langsung bereaksi.

Maka, seperti Bang Napi bilang, kejahatan terjadi bisa bukan karena niat pelakunya, tetapi ketika ada kesempatan.

Category : edit post
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Ingat Waktu (WI)

Mutiara

If you want something you’ve never had, you must be willing to do something you’ve never done.

Jualan Jersey Bola Online

Saatnya Sholat

Followers

free counters